Showing posts with label Mitra. Show all posts
Showing posts with label Mitra. Show all posts

Kegagalan atau keberhasilan kita ditentukan oleh kompanyon yang kita pilih

By Dana Anwari. Apakah kita ingin berhasil? Atau kita memilih ke dalam kelompok yang menginginkan kegagalan?
Untuk suatu kebaikan yang berkah, tentu kita ingin berhasil. Untuk kebatilan yang dibenci Tuhan, tentu kita menginginkan kegagalan.
Dalam berbisnis, kegagalan atau keberhasilan ditentukan oleh pilihan kita terhadap kompanyon bisnis kita. Simaklah firman Tuhan dan sabda Nabi Muhammad saw:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. (QS Ali Imran:118)

O you who believe! Take not as (your) Bitânah (advisors, consultants, protectors, helpers, friends) those outside your religion (pagans, Jews, Christians, and hypocrites) since they will not fail to do their best to corrupt you. They desire to harm you severely. Hatred has already appeared from their mouths, but what their breasts conceal is far worse. Indeed We have made plain to you the Ayât (proofs, evidence, verses) if you understand.

Hadis riwayat Abu Musa ra.: Dari Nabi saw., beliau bersabda: Sesungguhnya perumpamaan berkawan dengan orang saleh dan berkawan dengan orang jahat adalah seperti seorang penjual minyak wangi (misk) dan seorang peniup dapur tukang besi. Penjual minyak wangi, dia mungkin akan memberi-kan kamu atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan menda-patkan aroma harum darinya. Tetapi peniup dapur tukang besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu atau kamu akan mencium bau yang tidak sedap. (1514-HR Bukhari & Muslim)
bisnislami.blogspot.com
***
Selengkapnya...

Selalu mengindahkan persetujuan relasi bisnismu akan menciptakan kelanggengan bisnis

By Dana Anwari. Prinsip jual beli adalah ada yang menjual dan ada yang membeli. Bila menjual tanpa ada yang membeli, maka pekerjaan menjual itu tiada gunanya. Bila ingin membeli tetapi tidak ada yang menjual, maka "kekayaan" kita yang digunakan untuk membeli jadi tiada arti.
Begitupun dengan mitra bisnis kita. Kehadirannya telah membuat bisnis kita lebih bermakna. Hargailah mitra kita. Jangan abaikan pendapatnya, kritikannya dan pujiannya. Ingatlah tujuan bisnis bersama: goal kita adalah diberkati Tuhan. Itulah salah satu ukuran penilaian sudah seberapa benar iman dan amal saleh kita.
Simaklah firman Allah swt yang mengajarkan kebenaran-Nya kepada kita, dalam Al Quran surat Shaad ayat 24: Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat lalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini.

And, verily, many partners oppress one another, except those who believe and do righteous good deeds, and they are few." And Dâwûd guessed that We have tried him and he sought Forgiveness of his Lord, and he fell down prostrate and turned (to Allâh) in repentance.

Simaklah pula ajaran Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim (918):Jabir ra. berkata: Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang berserikat dengan orang lain dalam memiliki rumah atau pohon kurma, maka ia tidak boleh menjualnya sebelum memberitahukan kawan serikatnya, apabila ia rela, maka ia boleh mengambil (harganya) dan jika tidak suka, maka ia harus meninggalkan (tidak menjual).
bisnislami.blogspot.com
***
Selengkapnya...

BISNIS ISLAMI: Bisnis Ajaran Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam